FOTOSINTESIS
Fotosintesis merupakan proses penyusunan atau pembentukan senyawa kompleks (organik) dari senyawa sederhana (anorganik) dengan menggunakan energi cahaya. Nantinya proses ini akan menghasilkan glukosa dan oksigen. Proses fotosintesis berlangsung pada pigmen fotosintetik (klorofil) dalam kloroplas yang terdiri dari grana sebagai tempat reaksi terang dan stroma sebagai tempat reaksi gelap.Dalam fotosintesis, dihasilkan glukosa yang disimpan dalam bentuk amilum (karbohidrat dan dilepaskan oksigen). Untuk bisa melakukan fotosintesis, diperlukan karbondioksida (CO2) diambil dari udara melalui stomata dan air (H2O) diambil dari tanah oleh akar kemudian lewat xilem yang didistribusikan ke daun. Selain glukosa, proses fotosintesis juga menghasilkan oksigen (O2), yang kita perlukan tiap hari untuk bernapas.
Cahaya menjadi faktor penting dalam proses berlangsungnya fotosintesis, sementara fotosintesis merupakan proses yang menjadi kunci dapat berlangsungnya proses metabolisme yang lain di dalam tanaman. Hasil fotosintesis berupa amilum di daun yang kemudian ditransportasikan ke tempat cadangan makanan itu tentu untuk menyediakan makanan bagi seluruh kehidupan di bumi baik secara langsung atau tidak langsung.
Ternyata, fotosintesis tidak hanya terjadi dalam satu kali proses saja. Fotosintesis memiliki dua langkah untuk menghasilkan produk fotosintesis, yang pertama adalah reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi terang terjadi pada grana (granum), sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. Dalam reaksi terang, terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2).
Dalam reaksi terang, klorofil yang ada dalam daun akan menangkap cahaya matahari. Ingat, cahaya menjadi unsur penting di fotosintesis, jika tidak ada cahaya tidak akan terjadi proses ini. Energi yang ditangkap klorofil tersebut akan digunakan untuk memecah molekul air dalam tumbuhan. Pemecahan molekul air tersebut disebut fotolisis. Ion H+ diikat oleh CO Enzim NADP di daun dan menjadi NADPH. Elektron yang terlepas dari aktifnya klorofil juga untuk membentuk ADP menjadi ATP.
Sedangkan reaksi gelap merupakan lanjutan dari reaksi terang dan terjadi di dalam stroma. Sesuai dengan namanya, reaksi gelap tidak memerlukan bantuan cahaya sebagai sumber energi.
Reaksi gelap juga dikenal sebagai siklus Calvin-Benson. Meski dalam proses ini tidak memerlukan cahaya, bukan berarti proses ini tidak bisa berjalan ketika ada cahaya. Pada reaksi gelap, yang akan terjadi adalah pengikatan karbondioksida (CO2) di stroma (bagian dalam kloroplas). CO2 ketika ditangkap akan diikat oleh RuBP. Masih ingat energi ATP dan NADPH yang dihasilkan dari reaksi terang? Dalam reaksi gelap, mereka akan digunakan sebagai energinya.
Melalui pengikatan CO2 terbentuklah senyawa yang disebut Phospho Gliserat Acid (PGA). PGA dengan mendapatkan H+ dari NADPH dan energi dari pembongkaran ATP, kemudian terbentuklah senyawa PGAL (Phospo Gliser Aldehide). PGAL digunakan untuk membentuk glukosa dalam sintesa dan PGAL juga membentuk RuBP kembali supaya bisa mengikat CO2kembali yang dikenal dengan regenerasi. Di dalam reaksi gelap, ada empat tahap yang terjadi:
1. Fiksasi (pengikatan).
2. Reduksi (pengurangan).
3. Regenerasi (pembentukan kembali).
4. Sintesa (pembentukan).
Siklus Calvin Benson
Sumber :https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0gPUPVXZiuyH6R6u70EsaqCGMK9YP9MMnUIQaHqOqx0W8dbhzrY4AhC-om0eq4I62M_9dkjveL44ajwiB2CHTW18AVJzfLpydmrsS0rv5BDFkczLSck06QUi9eh85f5utFQvmLc6SO0c/s1600/siklus+calvin.jpg
Tugas : Lihat Video di atas, kemudian buatlah rangkuman mengenai proses fotosintesis yang meliputi reaksi terang dan gelap secara bertahap.










nama:-Aulia Mumtazah Pasya
BalasHapus-Nabila Pratidina Daulay
kelas : XII IPA 5
LINK TUGAS
https://drive.google.com/file/d/1-VGzMGpfnNEA3mhVs9dcEOeHTkqN2Hpk/view?usp=drivesdk
Nak, komen langsung bisa nak
HapusNama : Aulia Mumtazah Pasya
BalasHapusNabila Pratidina Daulay
Kelas : XII IPA 5
TUGAS BIOLOGI
Tahap Reaksi Terang
1.Penangkapan cahaya matahari oleh fotosistem. Ketika sinar proton mengenai fotosistem salah satu elektronnya tereksitasi keluar dan ketika elektron kembali terhadap kedudukan semula, elektron tersebut mengeluarkan energi.
2.Setelah fotosistem menyerap energi matahari,energi ini digunakan untuk fotolisis yaitu memecahkan molekul air.
3.Air akan pecah menjadi ion hidrogen (2H+), gas oksigen (O2) dan elektron (e).
4.Ion hidrogen 2+ ditangkap Nadp+ menjadi NADPH2.
5.Gas oksige O2 dilepaskan ke udara
6.Elektron bebas yang terbentuk akan mengalami perpindahan atau transfer elektron melalui fosforilasi siklik dan fosforilasi nonsiklik
Reaksi Gelap Pada Fotosintesis
1.Tahap fiksasi karbondioksida
Gas CO2 akan berdifusi ke daun dan akan difiksasi oleh RUBP (ribulose Biphosphat), suatu molekul yang mengandung atom 5c hingga terbentuk molekul fosfogliserat (PGA)
2.Tahap Reduksi PGA
PGA diredukssi oleh NADPH2 dengan ATP dari reaksi terang maka terbentuk ftuktosa 1,6 difosfat senyawa ini akan berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa dan fruktosa
3.Tahap Regenerasi
PGA yang di hasilkan akan membentuk kembali RuBP yang akan memfiksasi gas CO2
Nama : 1) Sutrisni
BalasHapus2) Zahra Adelia Siregar
Kelas : XII IPA 5
LINK TUGAS
https://drive.google.com/file/d/1aS8W85yA1666QVBdf4IKm0YGBWmzTy3D/view?usp=drivesdk
Nama : -)Dinda Puspita Santoso
BalasHapus-)Naza Suhaila
Kelas : XII IPA5
Link tugas : https://drive.google.com/file/d/1-Lvok-kGFyePgz1qrJdiMIEfxbJ6ddKL/view?usp=drivesdk
Nama : 1) Sutrisni
BalasHapus2) Zahra Adelia Siregar
Kelas : XII IPA 5
TUGAS BIOLOGI
FOTOSINTESIS
Tahapan Reaksi Terang
1) Penangkapan cahaya matahari olehfotosistem. Fotosistem adalah kumpulan ratusan pigmen fotosintesis seperti klorofil a, klorofil b, dan karotenoid menjadi satu unit sistem sebagai pengumpul cahaya. Selain pigmen fotosintesis juga terdapat protein dan molekul lain seperti antena molekul pigmen.
Ketika sinar foton mengenai fotosistem, salah satu elektronnyatereksitasi keluar. Dan ketika electronkembali pada kedudukan semula, electron tersebut mangeluarkan energy
2) Setelah fotosistem menyerap energi matahari, energi ini digunakan untuk fotolisis yaitu memecah molekul air.
3) Air akan pecah menjadi ion hydrogen (H2), gas oksigen (O2) dan electron (e).
4) Ion hidrogen H2 ditangkap NaDP+ menjadi NADPH2.
5) Gas Oksigen O2 dilepas ke udara
6) Elektron bebas yang terbentuk akan mengalami pemindahan atau transfer- electron melalui fosforilasi siklik dan fosforilasinonsiklik.
Jalur fotofosforilasi siklik adalah proses yang melibatkan hanya satu fotosistem (PI) dan hanya menghasilkan ATP tanpa NADPH dan O2. Pengertian siklik yakni elektron mengalami perputaran kembali ke pusat reaksi. Jalur ini disebut siklik karena elektron (e−) bertenaga tinggi yang meninggalkan klorofil pusat reaksi, kembali ke pusat reaksi tersebut setelah melalui rantai pemindah elektron.
Jalur fotofosforilasi non siklik adalah proses yang melibatkan Fotosistem I dan II serta menghasilkan ATP, NADPH dan O2. Ciri fotofosforilasi nonsiklik pada fotosintesis yakni jalurnya tidak mengalami siklus.
Tahapan Reaksi Gelap.
1) Tahap Fiksasi Karbondioksida
Gas CO2 dari lingkungan akan berdifusi ke dalam daun dan akan difiksasi oleh RuBP (ribulose Biphosphat), suatu molekul yang mengandung ataom 5C hingga terbentuk molekul fosfogliserat (PGA)
2) Tahap Reduksi PGA
PGA direduksi oleh NADPH2 dengan tambahan ATP dari reaksi terang hingga terbentuk fruktosa-1,6 - difosfat. Senyawa ini selanjutnya berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa dan fruktosa.
3) Tahap Regenerasi
PGA yang dihasilkan akan memberntuk kembali RuBP yang akan memfiksasi gas CO2
Nama:Atha Maulana
BalasHapusM.Rafiki NST
Kelas : XII IPA 5
TUGAS BIOLOGI
RANGKUMAN
1. Reaksi Terang
Dikatakan reaksi terang karena dalam prosesnya reaksi ini membutuhkan cahaya matahari. Reaksi ini terjadi di salah satu ruang kosong pada kloroplas yang disebut membran tilakoid. Dalam reaksi terang, klorofil akan menyerap cahaya dari matahari, energi yang didapat dari cahaya matahari akan digunakan untuk memecah molekul air menjadi molekul oksigen dan hidrogen. Reaksi ini disebut sebagai fotolisis.
2. Reaksi Gelap
Sesuai dengan namanya reaksi gelap merupakan reaksi yang tidak bergantung pada cahaya. Inti dari proses reaksi gelap merupakan pengubahan Karbondioksida (CO2) menjadi glukosa. Reaksi gelap ini terjadi pada bagian stroma kloroplas. Reaksi gelap hanya akan terjadi sesudah terjadinya reaksi terang, dan proses reaksi gelap sangat kompleks, karena pengubahan Karbondioksida (CO2)
Nama : 1) Dinda Puspita Santoso
BalasHapus2) Naza Suhaila
Kelas : XII IPA5
Tahapan Reaksi Terang
Penangkapan cahaya matahari oleh fotosistem. Ketika sinar foton mengenai fotosistem, salah satu elektronnya tereksitasi keluar. Dan ketika electron kembali pada kedudukan semula, electron tersebut mangeluarkan energy.
Setelah fotosistem menyerap energy matahari, energy ini digunakan untuk fotolisis yaitu memecah molekul air.
Air akan pecah menjadi ion hydrogen (2H+), gas oksigen (O2) dan electron (e).
Ion hydrogen 2H+ ditangkap NaDP+ menjadi NADPH2.
Gas Oksigen O2 dilepas ke udara
Elektron bebas yang terbentuk akan mengalami pemindahan atau transfer electron melalui fosforilasi siklik dan fosforilasi nonsiklik
Reaksi Gelap Pada Fotosintesis.
Reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin Benson. Reaksi gelap adalah reaksi yang tidak tergantung atau memerlukan cahaya secara langsung. Dalam reaksi gelap berlangsung serangkaian reaksi pembentukan gula dengan menggunakan gas karbondioksida CO2 dan hidrogen dari air.
Reaksi ini berlangsung dengan bantuan ATP dan NADPH2 yang dihasilkan dari reaksi terang. Hasil dari reaksi gelap adalah molekul karbon berenergi tinggi seperti glukosa, fruktosa, dan amilum.
Tahapan Reaksi Gelap.
Tahap Fiksasi Karbondioksida.
Gas CO2 dari lingkungan akan berdifusi ke dalam daun dan akan difiksasi oleh RuBP (ribulose Biphosphat), suatu molekul yang mengandung ataom 5C hingga terbentuk molekul fosfogliserat (PGA)
Tahap Reduksi PGA
PGA direduksi oleh NADPH2 dengan tambahan ATP dari reaksi terang hingga terbentuk fruktosa-1,6 – difosfat. Senyawa ini selanjutnya berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa dan fruktosa.
Tahap Regenerasi
PGA yang dihasilkan akan membentuk kembali RuBP yang akan memfiksasi gas CO2.
Nama:fitri desvina
BalasHapusMeisya anzuripa
Kelas:XII ipa 5
Tahapan reaksi terang :
Penangkapan cahaya matahari oleh fotosistem. Ketika sinar foton mengenai fotosistem, salah satu elektronnya tereksitasi keluar. Dan ketika elektron kembali pada kedudukan semula, elektron tersebut mengeluarkan energi.
Setelah fotosistem menyerap energi matahari, energi ini digunakan untuk fotolisis yaitu memecah molekul air.
Air akan pecah menjadi ion hidrogen (2H+) ditangkap gas oksigen (O2) dan elektron (e)
Ion hidrogen 2H+ ditangkap NADP+ menjadi NADPH2
Gas oksigen O2 dilepas ke udara
Elektron bebas yang terbentuk akan mengalami pemindahan atau transfer elektron melalui fosforilasi siklik dan fosforilasi non siklik
Tahapan reaksi gelap
Tahap fiksasi karbondioksida
Gas CO2 dari lingkungan akan berdifusi kedalam daun dan akan di fiksasi oleh RuBP (ribulose biphosphat),suatu molekul yang mengandung atom 5c hingga terbentuk molekul fosfogliserat (PGA)
Tahap reduksi PGA
PGA direduksi oleh NADPH2 dengan tambahan ATP dari reaksi terang hingga terbentuk fruktosa-1,6-difosfat. Senyawa ini selanjutnya berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa dan fruktosa
Tahap regenerasi
PGA yang dihasilkan akan membentuk kembali RuBP yang akan mem fiksasi gas CO2
Nama: 1) Nurul Arifah Lubis
BalasHapus2) Putri Balqis Alffrianti
Kelas:XII IPA 5
https://drive.google.com/file/d/1-gPBY-CvDSFOImRFo47NfLBHzMZllZ2F/view?usp=drivesdk
Nama: rahil tania
BalasHapusSri rezeki ananda
Kelas: X11 IPA 5
Tahapan Reaksi Terang
Penangkapan cahaya matahari oleh fotosistem. Ketika sinar foton mengenai fotosistem, salah satu elektronnya tereksitasi keluar. Dan ketika electron kembali pada kedudukan semula, electron tersebut mangeluarkan energy.
Setelah fotosistem menyerap energy matahari, energy ini digunakan untuk fotolisis yaitu memecah molekul air.
Air akan pecah menjadi ion hydrogen (2H+), gas oksigen (O2) dan electron (e).
Ion hydrogen 2H+ ditangkap NaDP+ menjadi NADPH2.
Gas Oksigen O2 dilepas ke udara
Elektron bebas yang terbentuk akan mengalami pemindahan atau transfer electron melalui fosforilasi siklik dan fosforilasi nonsiklik
Reaksi Gelap Pada Fotosintesis.
Reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin Benson. Reaksi gelap adalah reaksi yang tidak tergantung atau memerlukan cahaya secara langsung. Dalam reaksi gelap berlangsung serangkaian reaksi pembentukan gula dengan menggunakan gas karbondioksida CO2 dan hidrogen dari air.
Reaksi ini berlangsung dengan bantuan ATP dan NADPH2 yang dihasilkan dari reaksi terang. Hasil dari reaksi gelap adalah molekul karbon berenergi tinggi seperti glukosa, fruktosa, dan amilum.
Tahapan Reaksi Gelap.
Tahap Fiksasi Karbondioksida.
Gas CO2 dari lingkungan akan berdifusi ke dalam daun dan akan difiksasi oleh RuBP (ribulose Biphosphat), suatu molekul yang mengandung ataom 5C hingga terbentuk molekul fosfogliserat (PGA)
Tahap Reduksi PGA
PGA direduksi oleh NADPH2 dengan tambahan ATP dari reaksi terang hingga terbentuk fruktosa-1,6 – difosfat. Senyawa ini selanjutnya berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa dan fruktosa.
Tahap Regenerasi
PGA yang dihasilkan akan membentuk kembali RuBP yang akan memfiksasi gas CO2.
NAMA : ADAM RAGA & M ARYA FERDIANSYAH
BalasHapusXII IPA 5
REAKSI TERANG
Reaksi yang merupakan tahapan awal dari system fotosintesis
Reaksi ini memerlukan bahan utama molekul air (H2O)
Reaksi sangat bergantung kepada ketersediaan energi dari foton / sinar matahari.
Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen fotosintetik chlorofil sebagai antena / akseptor cahaya.
Sinar matahari yang berupa foton yang terbaik adalah sinar merah dan ungu
Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna ungu (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer).
Untuk cahaya hijau (550 nm) akan dipantulkan oleh daun dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau.
Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu.
Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi.
Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpul kan pada pusat-pusat reaksi
Reaksi ini melibatkan beberapa kompleks protein dari membran tilakoid berupa pigmen yang terdiri dari sistem cahaya yang disebut fotosistem
Reaksi Gelap
Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis.
Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma.
Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas.
Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme.
Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson, karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson.
Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat.
Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap.
Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi.
Pada fase fiksasi, 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil
6 molekul beratom C6 yang tidak stabil itu kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA).
Selanjutnya, 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat (PGA 1.3 biphosphat).
Kemudian, 1,3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi, dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH, yang kemudian berubah menjadi NADP+, dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C.
Selanjutnya terjadi sintesa , 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6).
10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi, yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat.(RDP/RuBP)
Pada fase ini, 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Jika mendapat tambahan gugus fosfat, maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP),
RDP/RuBP kemudian kembali akan mengikat CO2 lagi , begitu setrusnya
Nama : MHD. MASYUDANA PUTRA
BalasHapusDIAN RISKI
KELAS: XII IPA 5
TUGAS BIOLOGI
sis reaksi terang
1.REAKSI TERANG
Reaksi terang adalah reaksi fotosintesis yang membutuhkan bantuan dari cahaya matahari, bisanya reaksi ini berlangsung di ruang terbuka yang mengubah cahaya matahari secara langsung. Reaksi terang yang terjadi di selaput tilakoid yang ada di ruang kloroplas.
Dalam reaksi ini, klorofil akan menggantikan sebagai penyerap cahaya matahari yang digunakan untuk mengubah molekul menjadi oksigen dan hidrogen dalam bentuk ATP. Reaksi terang ini dapat disebut sebagai fotolis. Pada reaksi ini, cahaya matahari.
2. Reaksi Gelap Fotosintesis
fotosintesis reaksi gelap
fotosintesis reaksi gelap
Pada reaksi gelap ini tidak akan tergantung pada cahaya matahari, akan tetapi reaksi hitam ini tidak akan terjadi perbaikan tanaman ini tidak akan diaktifkan kembali. Jika pada reaksi terang berlangsung di membran tilakoid, maka pada reaksi gelap berlangsung di bagian stroma kloroplas.
Proses yang terjadi pada reaksi hitam dihapus kompleks sama dengan reaksi terang dan adapaun tujuan utama dari reaksi hitam ini adalah untuk mengolah karbon dioksida untuk digunakan sebagai emisi.
Nama : Nurul Lestari
BalasHapusVanisa Rangkuti
Kelas : XII IPA 5
PROSES FOTOSINTESIS REAKSI GELAP TERANG
Fotosintesis terbagi menjadi dua tahap reaksi:
1.Reaksi Terang, yang membutuhkan cahaya
2.Reaksi Gelap, yang tidak membutuhkan cahaya
Reaksi Terang
Reaksi yang merupakan tahapan awal dari system fotosintesis
Reaksi ini memerlukan bahan utama molekul air (H2O)
Reaksi sangat bergantung kepada ketersediaan energi dari foton / sinar matahari.
Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen fotosintetik chlorofil sebagai antena / akseptor cahaya.
Sinar matahari yang berupa foton yang terbaik adalah sinar merah dan ungu
Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna ungu (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer).
Untuk cahaya hijau (550 nm) akan dipantulkan oleh daun dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau.
Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu.
Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi.
Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpul kan pada pusat-pusat reaksi
Reaksi ini melibatkan beberapa kompleks protein dari membran tilakoid berupa pigmen yang terdiri dari sistem cahaya yang disebut fotosistem
Reaksi Gelap
Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis.
Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya.
Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma.
Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas.
Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme.
Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat.
Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap.
Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi
TUGAS BIOLOGI
BalasHapusNama:-Yasira Indah Ananda
-Vita Azzahra
Kelas:XII IPA 5
Jadi, secara umum fotosintesis terbagi menjadi dua tahap reaksi:
1. Reaksi Terang, yang membutuhkan cahaya
2. Reaksi Gelap, yang tidak membutuhkan cahaya
REAKSI TERANG
• Reaksi yang merupakan tahapan awal dari system fotosintesis
• Reaksi ini memerlukan bahan utama molekul air (H2O)
• Reaksi sangat bergantung kepada ketersediaan energi dari foton / sinar matahari.
• Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen fotosintetik klorofil sebagai antena / akseptor cahaya yang dikenal dengan photo Sistem (PS)
• Sinar matahari yang berupa foton yang terbaik adalah sinar merah dengan panjang gelombang 700 nanometer dan sinar ungu dengan panjang gelombang 400 nm
• Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna ungu (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer).
• Untuk cahaya hijau (550 nm) akan dipantulkan oleh daun dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau.
• Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu.
• Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi.
• Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpul kan pada pusat-pusat reaksi
• Reaksi ini melibatkan beberapa kompleks protein dari membran tilakoid berupa pigmen yang terdiri dari sistem cahaya yang disebut fotosistem
Reaksi Gelap
• Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis.
• Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut Stroma.
• Energi reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan bahan reaksi gelap adalah CO2 yang diikat oleh RuBP yang ada di daun melalui stoma , CO2 ini berasal dari udara bebas.
• Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme.
• Untuk membentuk molekul Glukosa (dengan 6 C) diperlukan 6 molekul CO2 , 12 ATP dan 12 atom H yang diikat oleh koenzim NADP menjadi 12 NADPH
• Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson, karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson.
• Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat.
• Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat(RDP/ RuBP). Ribulosa difosfat / Biphospat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap.
• Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi. dan tentu sintesa untuk membentuk Glukosa.
• Pada fase fiksasi, 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil
• 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil itu kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA).
• Selanjutnya, 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat (PGA 1.3 biphosphat).
• Kemudian, 1,3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi, dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH, yang kemudian berubah menjadi NADP+, dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL)yang beratom 3C.
• Selanjutnya terjadi sintesa , 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6)
• 10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi, yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat.(RDP/RuBP)
• Pada fase ini, 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Jika mendapat tambahan gugus fosfat, maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP),
• RDP/RuBP kemudian kembali akan mengikat CO2 lagi , begitu seterusnya.
• Dalam fotosynthesis kebutuhan karbon dioksida (CO2) pada reaksi gelap , akan dipenuhi dari udara yang masuk melalui stomata tanaman.
Nama :-Desi Rahmadani Ritonga
BalasHapus-Sri Rahmadani Basariah
Kelas :XII IPA 5
1.Reaksi terang
Pada reaksi terang terjadi penguraian air pada klorofil dari cahaya matahari yang disebut fotolisis. Cahaya matahari dibutuhkan sebagai sumber energi dalam reaksi terang. Di mana sumber energi yang diubah oleh klorofil menjadi energi kimia dan disimpan dalam bentuk ATP (Adenosina trifosfat). Klorofil berfungsi sebagai pengantar energi cahaya menjadi kimia. Reaksi terang menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2.
Reaksi ini memerlukan molekul air. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi. Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I. Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer, sedangkan fotosistem I 700 nanometer. Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis, seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat.
Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II, membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP, satuan pertukaran energi dalam sel. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Pada tumbuhan dan alga, kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen. Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air, bukan dari karbon dioksida. Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C.B. van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. Bakteri fotosintetik, selain sianobakteri, menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen.
Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II, cahaya juga mengionisasi fotosistem I, melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH.
2.Reaksi gelap
Pada reaksi gelap terjadi pengikatan karbondioksida oleh daun. Kemudian karbon dioksida tersebut diubah menjadi glukosa. Dalam pembentukan glukosa ini diperlukan ATP yang dihasilkan melalui proses terang. Pada reaksi ini tidak dibutuhkan sinar matahari, dan terjadi pada bagian stroma pada kloroplas
ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis (reaksi terang) memicu berbagai proses biokimia. Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya)
3.Tahap Reduksi PGA
PGA direduksi oleh NADPH2 dengan tambahan ATP dari reaksi terang hingga terbentuk fruktosa-1,6 – difosfat. Senyawa ini selanjutnya berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa dan fruktosa.
4.Tahap Regenerasi
PGA yang dihasilkan akan membentuk kembali RuBP yang akan memfiksasi gas CO2.
Nama : Adelia Keyza
BalasHapusAyesha Nazira Marpaung
Kelas : XII IPA 5
Fotosintesis
Reaksi Terang
Pada reaksi ini terjadi pemecahan molekul-
molekul air menjadi hidrogen, oksigen, dan
sejumlah energi. Pada reaksi terang, terjadi
pengubahan energi cahaya matahari menjadi
energi kimia.
Energi yang terbentuk kemudian disimpan dan
dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk
reaksi gelap.
Reaksi terang merupakan tahap awal serangkaian reaksi yang mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam bentuk ATP dan NaDP.
Jadi Reaksi terang menghasilkan ATP dan
NADPH2. Untuk menangkap sinar matahari
(foton), tumbuhan menggunakan seperangkat
alat yaitu fotosistem. Fotosistem merupakan
molekul protein yang tertanam pada membrane
tilakoid.
Ada dua macam fotosistem yaitu fotosistem I
dan fotosistem II.
Fotosistem I.
Di dalam fotosistem I terdapat molekul klorofil
yang terletak pada pusat reaksi dari fotosistem I
dan dinamakan P700. Disebut dengan P700
karena sangat baik dalam menyerap energy
cahaya matahari dengan panjang gelombang
700 nanometer.
Fotosistem II
Di dalam fotosistem II terdapat molekul klorofil
yang terletak pada pusat reaksi fotosistem II dan
dinamakan P680. Disebut P680 karena sangat
baik dalam menyerap energy cahaya dengan
panjang gelombang 680 nanometer.
Tahapan :
Penangkapan cahaya matahari oleh fotosistem. Ketika sinar foton mengenai fotosistem, salah satu elektronnya tereksitasi keluar. Dan ketika elektron kembali pada kedudukan semula, elektron tersebut mengeluarkan energi.
Setelah fotosistem menyerap energi matahari, energi ini digunakan untuk fotolisis yang memecah molekul air.
Air akan pecah menjadi ion hydrogen (2H+),gas oksigen (02) dan electron (e).
lon hydrogen 2H+ ditangkap NaDP+ menjadi NADPH2.
Gas Oksigen O2 dilepas ke udara.
Elektron bebas yang terbentuk akan mengalami pemindahan atau transfer elektron melalui fosforilasi siklik dan fosforilasi nonsiklik.
2. Reaksi Gelap
Tahapan Reaksi Gelap.
Tahap Fiksasi Karbondioksida.
Gas CO2 dari lingkungan akan berdifusi ke
dalam daun dan akan difiksasi oleh RuBP
(ribulose Biphosphat), suatu molekul yang
mengandung ataom 5C hingga terbentuk
molekul fosfogliserat (PGA)
b. Tahap Reduksi PGA
PGA direduksi oleh NADPH2 dengan tambahan ATP dari reaksi terang hingga terbentuk
fruktosa-1,6 difosfat. Senyawa ini selanjutnya
berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa
dan fruktosa.
c. Tahap Regenerasi
PGA yang dihasilkan akan membentuk kembali RuBP yang akan memfiksasi gas CO2.
Nama Irpan hasonangan Harahap
BalasHapusDicky Kurniawan
Kelas XII IPA 5
1.reaksi gelap
Reaksi gelap adalah reaksi tahap kedua dimana tidak memerlukan cahaya lagi. Reaksi gelap terjad ipada stroma kloroplas.
Bahan utama dari reaksi ini adalah ATP, NADPH3, dan CO2 dan menghasilkan C6H12O6 atau glukosa sebagai sumber energi. Ada 3 fase dalam reaski gelap yaitu:
Pada tahap ini CO2 akan berinteraksi dengan ribulose bifosfat atau RuBP dan berubah menjadi PGA atau fosfogliserat dengan bantuan enzim ribulosa bifosfat karboksilase.
Pada tahap ini ATP dan ion H+ dari NADPH2 akan mengubah PGA menjadi PGAP dan PGAL atau berubah menjadi glukosa dan fruktosa.
Pada tahap terakhir ini akan terbentuk kemabli RuBP yang nantinya akan menambatkan kembali CO2 dan membuat siklus ini akan terus berlangsung.
2.reaksi terang
Reaksi terang adalah reaksi fotosintesis yang membutuhkan bantuan dari cahaya matahari, bisanya reaksi ini berlangsung di ruang terbuka yang terkena cahaya matahari secara langsung. Reaksi terang berlangsung dalam membran tilakoid yang terdapat pada ruang kloroplas.
Dalam reaksi ini, klorofil akan bertugas sebagai penyerap cahaya matahari yang dimanfaatkan untuk mengubah molekul air menjadi oksigen dan hidrogen dalam bentuk ATP. Reaksi terang ini dapat disebut sebagai fotolis. Pada reaksi ini, cahaya matahari.
Nama :-Aisyah Fadila
BalasHapus-Jihan Goldaren
1.Reaksi terang
Pada reaksi terang terjadi penguraian air pada klorofil dari cahaya matahari yang disebut fotolisis. Cahaya matahari dibutuhkan sebagai sumber energi dalam reaksi terang. Di mana sumber energi yang diubah oleh klorofil menjadi energi kimia dan disimpan dalam bentuk ATP (Adenosina trifosfat). Klorofil berfungsi sebagai pengantar energi cahaya menjadi kimia. Reaksi terang menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2.
Reaksi ini memerlukan molekul air. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi. Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I. Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer, sedangkan fotosistem I 700 nanometer. Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis, seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat.
Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II, membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP, satuan pertukaran energi dalam sel. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Pada tumbuhan dan alga, kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen. Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air, bukan dari karbon dioksida. Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C.B. van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. Bakteri fotosintetik, selain sianobakteri, menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen.
Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II, cahaya juga mengionisasi fotosistem I, melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH.
2.Reaksi gelap
Pada reaksi gelap terjadi pengikatan karbondioksida oleh daun. Kemudian karbon dioksida tersebut diubah menjadi glukosa. Dalam pembentukan glukosa ini diperlukan ATP yang dihasilkan melalui proses terang. Pada reaksi ini tidak dibutuhkan sinar matahari, dan terjadi pada bagian stroma pada kloroplas
ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis (reaksi terang) memicu berbagai proses biokimia. Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya)
3.Tahap Reduksi PGA
PGA direduksi oleh NADPH2 dengan tambahan ATP dari reaksi terang hingga terbentuk fruktosa-1,6 – difosfat. Senyawa ini selanjutnya berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa dan fruktosa.
4.Tahap Regenerasi
PGA yang dihasilkan akan membentuk kembali RuBP yang akan memfiksasi gas CO2.
Nama: 1)Nurul Arifah Lubis
BalasHapus2) Putri Balqis Alfrianti
Kelas: XII IPA 5
REAKSI TERANG
Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen fotosintetik chlorofil sebagai antena / akseptor cahaya yang dikenal dengan Photo Sistem (PS)
Sinar matahari yang berupa foton yang terbaik adalah sinar merah dengan panjang gelombang 700 nanometer dan sinar ungu deng panjang gelombang 400 nm
Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna ungu (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer).
Untuk cahaya hijau (550 nm) akan dipantulkan oleh daun dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau.
FOTOSISTEM I
Fotosistem I mampu menangkap dengan baik foton dengan panjang gelombang 700 nanometer yang kemudian disebut P = 700 ( P= Photosistem), tidak terlibat pada proses pelepasan O2.
Fotosistem-I merupakan suatu partikel yang disusun sekitar 200 molekul Klorofil-a, 50 molekul Klorofil-b, 50-200 karotenoid, dan 1 molekul penerima energi matahari yang disebut dengan P700.
FOTOSISTEM II
Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer, yang kemudian dikenal dengan P 680
Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis, seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat pencahayaan
Reaksi Gelap
Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis.
Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma.
Energi reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan bahan reaksi gelap adalah CO2 yang diikat oleh RuBP yang ada di daun melalui stoma , CO2 ini berasal dari udara bebas.
Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme.
Untuk membentuk molekul Glucosa (dengan 6 C) diperlukan 6 molekull CO2 , 12 ATP dan 12 atom H yang diikat oleh koenzim NADP menjadi 12 NADPH
Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat.
Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP/ RuBP). Ribulosa difosfat / biphospat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap.
Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi. dan tentu sintesa untuk membentuk Glukosa
Pada fase fiksasi, 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil
6 molekul beratom C6 yang tidak stabil itu kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA).
Selanjutnya, 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat (PGA 1.3 biphosphat).
Kemudian, 1,3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi, dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH, yang kemudian berubah menjadi NADP+, dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C.
Selanjutnya terjadi sintesa , 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6).
10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi,yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat.(RDP/RuBP)
Pada fase ini, 10 molekulfosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Jika mendapat tambahan gugus fosfat, maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP).RDP/RuBP kemudian kembali akan mengikat CO2
TUGAS BIOLOGI
BalasHapusNama:Amanda Syahputra
Rizky Maulana
1. Reaksi Terang Fotosintesis
reaksi terang fotosintesis
Reaksi terang adalah reaksi fotosintesis yang membutuhkan bantuan dari cahaya matahari, bisanya reaksi ini berlangsung di ruang terbuka yang terkena cahaya matahari secara langsung. Reaksi terang berlangsung dalam membran tilakoid yang terdapat pada ruang kloroplas.
Dalam reaksi ini, klorofil akan bertugas sebagai penyerap cahaya matahari yang dimanfaatkan untuk mengubah molekul air menjadi oksigen dan hidrogen dalam bentuk ATP. Reaksi terang ini dapat disebut sebagai fotolis. Pada reaksi ini, cahaya matahari.
2. Reaksi Gelap Fotosintesis
reaksi gelap fotosintesis
Pada reaksi gelap ini tidak bergantung pada cahaya matahari, akan tetapi reaksi gelap ini tidak akan terjadi apabila tumbuhan tersebut tidak menjalankan reaksit terang terlebih dahulu. Jika pada reaksi terang berlangsung dalam membran tilakoid, maka pada reaksi gelap berlangsung di bagian stroma kloroplas.
Proses yang terjadi pada reaksi gelap sangatlah kompleks sama seperti reaksi terang dan adapun tujuan utama dari reaksi gelap ini adalah untuk mengolah karbon dioksida untuk dijadikan glukosa.
TUGAS BIOLOGI
BalasHapusNama:Amanda Syahputra
Rizky Maulana
1. Reaksi Terang Fotosintesis
reaksi terang fotosintesis
Reaksi terang adalah reaksi fotosintesis yang membutuhkan bantuan dari cahaya matahari, bisanya reaksi ini berlangsung di ruang terbuka yang terkena cahaya matahari secara langsung. Reaksi terang berlangsung dalam membran tilakoid yang terdapat pada ruang kloroplas.
Dalam reaksi ini, klorofil akan bertugas sebagai penyerap cahaya matahari yang dimanfaatkan untuk mengubah molekul air menjadi oksigen dan hidrogen dalam bentuk ATP. Reaksi terang ini dapat disebut sebagai fotolis. Pada reaksi ini, cahaya matahari.
2. Reaksi Gelap Fotosintesis
reaksi gelap fotosintesis
Pada reaksi gelap ini tidak bergantung pada cahaya matahari, akan tetapi reaksi gelap ini tidak akan terjadi apabila tumbuhan tersebut tidak menjalankan reaksit terang terlebih dahulu. Jika pada reaksi terang berlangsung dalam membran tilakoid, maka pada reaksi gelap berlangsung di bagian stroma kloroplas.
Proses yang terjadi pada reaksi gelap sangatlah kompleks sama seperti reaksi terang dan adapun tujuan utama dari reaksi gelap ini adalah untuk mengolah karbon dioksida untuk dijadikan glukosa.
NAMA : -MAULANA HAFIZ RITONGA
BalasHapus-FAZRAL HANS
KELAS: XII IPA 5
1. Reaksi Terang Fotosintetis
Reaksi terang merupakan langkah-langkah mengubah energy matahari menjadi energy kimia. Cahaya yang diserap oleh klorofil menggerakkan transport electron dan hydrogen dari air ke penerima ( aseptor ) yang disebut NADP+ yang berfungsi sebagai pembawa electron dalam respirasi seluler. Reaksi terang menggunakan tenaga matahari untuk mereduksi NADP+ menjadi NADPH dengan cara menambahkan sepasang electron bersama dengan nucleus hydrogen atau H+. Reaksi terang juga menghasilkan ATP dengan memeberi tenaga bagi penambahan gugus fosfat yang pada ADP, proses ini disebut fotofosforilasi.
Reaksi terang terjadi di grana, persisnya di membran tilakoid. Reaksi terang menggunakan 2 fotosistem yang berhubungan. Fotosistem I menyerap cahaya dengan panjang gelombang 700 nm maka disebut P700, berfungsi untuk menghasilkan NADPH. Fotosistem II menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nm maka disebut P680, berfungsi untuk membuat potensial oksidasi cukup tinggi sehingga bisa memecah air. Bila bekerja bersama, 2 fotosistem ini melakukan proses fotofosforilasi non-siklik yang menghasilkan ATP dan NADPH. Fotosistem I mentransfer elektron ke NADP+ untuk membentuk NADPH. Kehilangan elektron digantikan oleh elektron dari fotosistem II. Fotosistem II dengan potensial oksidasinya yang tinggi dapat memecah air untuk menggantikan elektron yang ditransfer ke fotosistem I. Kedua fotosistem ini dihubungkan oleh kompleks pembawa elektron yang disebut sitokrom/komplek b6-f. Kompleks ini menggunakan energi dari pemindahan elektron untuk memindahakan proton dan mengaktifkan gradien proton yang digunakan oleh enzim ATP sintase.
2. Reaksi Gelap fotosintetis
Reaksi gelap adalah reaksi pembentukan gula dari CO2 yang terjadi di strom dzikira. Berbeda dengan reaksi terang, reaksi gelap atau reaksi tidak bergantung cahaya bisa terjadi pada saat siang dan malam, namun pada siang hari laju reaksi gelap tentu lebih rendah dari laju reaksi terang.
Reaksi gelap dimulai dengan pengikatan atau fiksasi 6 molekul CO2 ke 6 molekuk gula 5 karbon yaitu ribulosa 1,5 bifosfat, dikatalisis oleh enzim ribulosa bifosfat karboksilase/oksigenase(rubisco) yang kemudian membentuk 6 molekul gula 6 karbon. Molekul 6 karbon ini tidak stabil maka pecah menjadi 12 molekul 3 karbon yaitu 3 fosfogliserat. 3 fosfogliserat kemudian difosforilasi oleh 12 ATP membentuk 1,3 bifosfogliserat. 1,3 bifosfogliserat difosforilasi lagi oleh 12 NADPH membentuk 12 molekul gliseradehida 3 fosfat/PGAL. 2 PGAL digunakan untuk membentuk 1 molekul glukosa atau jenis gula lainnya, sedangkan 10 molekul lainnya difosforilasi oleh 6 ATP untuk kembali membentuk 6 molekul Ribulosa 1,5 bifosfat. Proses pengikatan CO2 ke RuBP disebut fiksasi, proses pemecahan molekul 6 karbon menjadi molekul 3 karbon disebut reduksi dan proses pembentukan kembali RuBP dari PGAL disebut regenerasi.
Fotosintesis ini disebut mekanisme C3, karena molekul yang pertama kali terbentuk setelah fiksasi karbon adalah molekul berkarbon 3. Kebanyakan tumbuhan menggunakan fotosintesis C3 disebut tumbuhan C3.
Nama:Hafizah Anggraini
BalasHapusSiti Adita BorHomb
Kls:XII IPA 5
REAKSI TERANG
Reaksi yang merupakan tahapan awal dari system fotosintesis Reaksi ini memerlukan bahan utama molekul air (H2O)Reaksi sangat bergantung kepada ketersediaan energi dari foton / sinar matahari.Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen fotosintetik chlorofil sebagai antena / akseptor cahaya.Sinar matahari yang berupa foton yang terbaik adalah sinar merah dan unguPigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna ungu (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer).Untuk cahaya hijau (550 nm) akan dipantulkan oleh daun dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau.Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi.Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpul kan pada pusat-pusat reaksiReaksi ini melibatkan beberapa kompleks protein dari membran tilakoid berupa pigmen yang terdiri dari sistem cahaya yang disebut fotosistem
REAKSI GELAP
Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis.Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma.Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas.Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme.Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvindan Andrew Benson, karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson.Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaituribulosa fosfat.Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap.Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi.
Nama: Yuliana Christin meha
BalasHapusRini Amalya Hutagalung
Kelas: XII-IPA4
FOTOSINTETIS Merupakan
Peristiwa penyusunan zat organik (gula) dari zat anorganik (CO2 dan H2O) dengan pertolongan energi cahaya.
FOTOSINTETIS berlangsung dengan adanya bantuan dari
01.sinar matahari
02.air
03.garam mineral yang diserap,
04.karbondioksida dari udara diubah menjadi zat makanan.
Reaksi yang terjadi pada saat FOTOSINTETIS
Cahaya matahari
ialah 6Co2 + 6H2o ➡️ C6H12O6 + 6O2
Klorofil
1. Reaksi Terang
Reaksi terang yaitu reaksi fotosintesis yang memerlukan cahaya. reaksi terang merupakan reaksi ketika energi matahari digunakan oleh pigmen fotosintesis dan terjadi di grana atau tumpukan tilakoid jadi reaksi ini bergantung pada cahaya matahari.
pada reaksi ini terjadi pemecahan molekul-molekul air menjadi hidrogen oksigen, dan sejumlah energi. pada reaksi terang terjadi pengubahan energi cahaya matahari menjadi energi kimia.
energi yang terbentuk kemudian disimpan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk reaksi gelap.
Reaksi terang merupakan tahap awal serangkaian reaksi yang mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam bentuk ATP dan NADPH
Jadi reaksi terang menghasilkan ATP dan NADPH2 untuk menangkap sinar matahari (foton), tumbuhan menggunakan seperangkat alat yaitu fotosistem.
fotosistem merupakan molekul protein yang tertanam pada membran tilakoid.
ada dua macam fotosistem yaitu fotosistem I dan fotosistem II
Fotosistem I
di dalam fotosistem 1 terdapat molekul klorofil yang terletak pada pusat reaksi dari fotosistem I dan dinamakan p700. disebut dengan p700 karena sangat baik dalam menyerap energi cahaya matahari dengan panjang gelombang 700 nanometer.
Fotosistem II
di dalam fotosistem II terdapat molekul klorofil yang terletak pada pusat reaksi fotosistem II dan dinamakan p680.
disebut p680 karena sangat baik dalam menyerap energi cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer.
Tahapan reaksi terang
1. Penangkapan cahaya matahari oleh fotosistem. ketika Sinar foton mengenai fotosistem, salah satu elektronnya tereksitasi keluar. Dan ketika elektron kembali pada kedudukan semula, elektron tersebut mengeluarkan energi.
2. Setelah foto sistem menyerap energi matahari, Energi ini digunakan untuk fotosintesis yaitu memecah molekul air.
3. Air akan pecah menjadi ion hidrogen (2H+) gas oksigen(O2) dan elektron(e).
4. ion hidrogen ditangkap NADP+ menjadi NADPH2.
5. Gas oksigen (O2) dilepas ke udara
6. Elektron bebas yang terbentuk akan mengalami pemindahan atau transfer elektron melalui fosforilasi siklik dan fosforilasi nonsiklik.
Reaksi gelap
disebut juga reaksi Calvin Benson. Reaksi gelap adalah reaksi yang tidak tergantung atau memerlukan cahaya secara langsung. Dalam reaksi gelap berlangsung serangkaian reaksi pembentukan gula dengan menggunakan gas karbondioksida (CO2) dan hidrogen dari air.
Reaksi ini berlangsung dengan bantuan ATP dan NADPH2 yang dihasilkan dari reaksi terang.
hasil dari reaksi gelap adalah molekul karbon berenergi tinggi seperti glukosa,fruktosa,dan amilum.
Tahapan reaksi gelap
1. Tahap fiksasi karbondioksida
Gas CO2 dari lingkungan akan berdifusi ke dalam daun dan akan difiksasi oleh RuBP, suatu molekul yang mengandung atom 5 C hingga berbentuk molekul fosfogliserat (PGA)
2. Tahap reduksi PGA
PGA direduksi oleh NADPH2 Dengan tambahan ATP dari reaksi terang sehingga terbentuk fruktosa -1.6 - difosfat. Senyawa ini selanjutnya berubah menjadi senyawa gula yaitu glukosa dan fruktosa.
3. Tahap regenerasi
PGA yang dihasilkan akan membentuk kempali RuBP yang akan memfiksasi CO2.
Nama:Rocky Redemthus Sitanggang
BalasHapusKelas:XII ipa 4
REAKSI TERANG
Reaksi yang merupakan tahapan awal dari system fotosintesis
Reaksi ini memerlukan bahan utama molekul air (H2O)
Reaksi sangat bergantung kepada ketersediaan energi dari foton / sinar matahari.
Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen fotosintetik chlorofil sebagai antena / akseptor cahaya.
Sinar matahari yang berupa foton yang terbaik adalah sinar merah dan ungu
Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna ungu (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer).
Untuk cahaya hijau (550 nm) akan dipantulkan oleh daun dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau.
Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu.
Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi.
Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpul kan pada pusat-pusat reaksi
Reaksi ini melibatkan beberapa kompleks protein dari membran tilakoid berupa pigmen yang terdiri dari sistem cahaya yang disebut fotosistem
Reaksi Gelap
Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis.
Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma.
Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas.
Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme.
Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson, karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson.
Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat.
Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap.
Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi.
Pada fase fiksasi, 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil
6 molekul beratom C6 yang tidak stabil itu kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA).
Selanjutnya, 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat (PGA 1.3 biphosphat).
Kemudian, 1,3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi, dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH, yang kemudian berubah menjadi NADP+, dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C.
Selanjutnya terjadi sintesa , 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6).
10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi, yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat.(RDP/RuBP)
Pada fase ini, 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Jika mendapat tambahan gugus fosfat, maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP),
RDP/RuBP kemudian kembali akan mengikat CO2 lagi , begitu setrusnya.
Sekian jawaban dari saya,saya memohon maaf atas keterlambatan saya dalam mengerjakan tugas,saya harap ibu memaafkan saya
Atas perhatian ibu saya ucapkan terima kasih
Nama: Melisa
BalasHapusShaqina hsb
Kelas:XII IPA 4
Reaksi Terang
Reaksi terang adalah suatu reaksi yang membutuhkan adanya cahaya matahari. Reaksi ini terjadi pada bagian tumpukan tilakoid yang disebut grana.
Membran tilakoid akan menangkap cahaya yang kemudian akan diubah menjadi energi kimia.
Di dalam tilakoid terdapat pigmen klorofil a, klorofil b, dan karoten yang berfungsi untuk menangkap cahaya matahari.
Cahaya matahari yang diserap biasanya berwarna ungu, biru, dan merah, hal ini disebabkan ketiga warna tersebut lebih mudah diserap oleh pigmen klorofil tadi.
Untuk mengambil cahaya diperlukan suatu sistem yang disebut fotosistem merupakan sistem cahaya yang terdiri atas kumpulan protein kompleks yang terdapat pada membran tilakoid.
Ada 2 fotosistem yaitu:
Fotosistem I. Fotosistem I mengandung pigmen klorofil a yang dapat menangkap cahaya dengan panjang gelombang hingga mencapai 700 nm dan biasa disebut dengan P700.
Fotosistem II. Fotosistem II mengandung pigmen klorofil a yang sanagt baik dalam menangkap cahaya dengan panajng gelombang mencapai 680 dan sering seisebut dengn P680.
Saat pigmen menyerap suatu cahaya, kemudian cahaya tersebut akan diteruskan hingga mencapai inti fotosistem yaitu P700 atau P680.
Disana akan terjadi pelepasan elektron, yang akan mengalir ke tingkatan eneergi yang lebih tinggi.
Ada dua jalur elektron yang terdapat pada reaksi terang yaitu:
Jalur Siklik. Pada jalur siklik ini elektron akan pergi meninggalkan pusat fotosistem I, namun akan kembali lagi. Sebelum kembali elektron tersebut akan melewati serangkaian protein yang akan membawa elektron melewati satu rangkaian ke rangkaian protein yang lain. Saat itulah energi akan dilepas dan disimpan dalam bentuk hidrogen, dan saat hidrogen melewati ATP sintesa makan akan terbentuk ATP. ATP sendiri terbentuk dari penambahan fosfat pada ADP menggunakan bantuan cahaya. Prosesnya dinamakan fotofosforilasi.
Jalur Non-Siklik. Jalur ini menghasilkan oksigen melalui proses fotolisis atau penguraian air. Saat P680 menyerap energi, salah satu elektronnya akan pergi meninggalkan pusat reaksi. Maka fotosistem II akan mengambil elektron dari hasil penguraian air tadi. Oksigen yang dihasilkan akan dibuang keluar sementara hidrogen akan disimpan pada membran tilakoid. Hidrogen tadi akan dibawa melewati ATP sintesa, maka terbentuklah ATP secara kemiosmosis. Sementara itu elektron rendah akan pergi ke fotosistem I. Dan ketika elektron bermuatan tinggi meninggalkan reaksi akan doterima oleh akseptor elektron yang akan membawa elektron tersebut melewati NADP+ dan mengikat hidrogen maka terbentuklah NADPH2. ATP dan NADPH2 akan digunakan dalam proses reaksi gelap.
Reaksi Gelap
Reaksi dimana tidak memerlukan cahaya lagi. Reaksi gelap terjad ipada stroma kloroplas.
Bahan utama dari reaksi ini adalah ATP, NADPH3, dan CO2 dan menghasilkan C6H12O6 atau glukosa sebagai sumber energi. Ada 3 fase dalam reaski gelap yaitu:
Pada tahap ini CO2 akan berinteraksi dengan ribulose bifosfat atau RuBP dan berubah menjadi PGA atau fosfogliserat dengan bantuan enzim ribulosa bifosfat karboksilase.
Pada tahap ini ATP dan ion H+ dari NADPH2 akan mengubah PGA menjadi PGAP dan PGAL atau berubah menjadi glukosa dan fruktosa.
Pada tahap terakhir ini akan terbentuk kemabli RuBP yang nantinya akan menambatkan kembali CO2 dan membuat siklus ini akan terus berlangsung.